Kutipan Ceramah

   No comments     
categories: 

KUTIPAN CERAMAH MAJLIS NURUL
MUSTHOFA, SABTU, 12 JANUARI 2013
@CIGANJUR

※USTADZ IMAM MAHYUDI※
**Qola Rosululloh : ''akan datang suatu
zaman dimana agama Islam di anggap
asing'' seperti yang pernah terjadi di
zaman Rosululloh dan akan terjadi kembali
di akhir zaman seperti ini dan
sesungguhnya orang yang di anggap asing
itu adalah orang yang cintai Rosululloh
karena telah mempertahankan ajaran
Rosululloh

※HABIB MUSTHOFA BIN JA'FAR
ASSEGAF※
**orang yang paling pelit adalah org yang
ketika
disebut nama Nabiyuna Muhammad Saw ,
ia tidak bersholawat kepada Nabiyuna
Muhammad

※MUROBBI ARWAHANA WAJASADAN
ADDA'I ILALLAH HABIBANA HASAN BIN
JA'FAR ASSEGAF※
**waspadai fatwa2 yang dikeluarkan tanpa
ilmu dan kajian seperti di antaranya:
1. Mengatakan bahwa keturunan
Rosululloh itu tidak ada maka dilarang
mempercayai adanya Habaib padahal
telah jelas secara nasab bahwa
sesungguhnya keturunan Rosululloh itu
tidak terputus dan para keturunan beliau
bernasab kepada Sayyidatuna Fatimah
Azzahro binti Rosulillah Muhammad Saw
dan telah banyak bukti mereka yg
menghina para habaib mati secara buruk
2. Dilarang untuk memberikan shoaqadoh
kepada para musafir padahal ALLAH telah
menyerukan kita untuk mencintai anak
yatim dan berbagi dengan para musafir
3. Dan yang terbaru melarang adanya
tabligh Akbar di jalan Raya padahal di
dalam majlis tersebut berisikan kebaikan
dan telah banyak bukti mudahnya
perizinan bagi mereka yang menutup jalan
demi acara kemaksiatan
Maka Habibana Hasan berpesan untuk
tidak gentar menghadapi cobaan dan
kemungkaran dari para orang yang ingin
mengahncurkan agama ALLAH

-Mohon maaf atas segala kesalahan dan
kekurangan. Semoga bermanfaat-

HIMBAUAN :
MOHON UNTUK JAGA ADAB DAN AKHLAK
SAAT MENUJU MAJLIS, DI MAJLIS,
PULANG DARI MAJLIS BAHKAN DI LUAR
MAJLIS
*orang bodoh yang memiliki adab yang
baik akan lebih mulia dari orang yg
berilmu tp dia tak beradab*
*orang yang beragama itu mudah diatur*
*DIAM DALAM DO'A LEBIH MULIA DARI
PADA BICARA DALAM HASUD*
*TA'AT BERIBADAH, TERTIB LALU LINTAS*

Original:
HH/is

0 komentar:

Post a Comment