Gemparkan Dunia Muslim, AS Larang Sholat
Penjara federal Terre Haute, membatasi narapidana muslim mereka untuk melakukan ibadah. (SuaraMedia News
Penjara federal Terre Haute, membatasi narapidana muslim mereka untuk melakukan ibadah. (SuaraMedia News
INDIANAPOLIS, AS (Berita SuaraMedia) - Dua narapidana Muslim yang ditahan di sebuah unit khusus di penjara federal di Terre Haute mengatakan mereka tidak diperbolehkan untuk shalat berjamaah sesering yang diperintahkan agama dan meminta hakim federal untuk meringankan batasan ibadah yang dikenakan oleh Biro Penjara.
Penjara di bagian barat Indiana itu menjadi tempat
bagi beberapa narapidana keamanan tinggi, termasuk pejuang Taliban
kelahiran Amerika John Walker Lindh, yang menjalani hukuman penjara 20
tahun atas tuduhan membantu Afghanistan dan sekarang pemerintah Taliban
yang dinonaktifkan.
Perkara 16 Juni itu dikirim oleh American Civil
Liberates Union of Indiana menantang pembatasan pelaksanaan ibadah Islam
di Unit Komunikasi Management penjara, di mana ada sekitar 30 dari 40
narapidana yang merupakan Muslim.
Muslim diwajibkan untuk shalat lima kali sehari,
tetapi perkara yang dibuat atas nama narapidana Enaam Arnaout dan T.
Randall Royer, mengatakan narapidana di CMU diizinkan untuk shalat
berjamaah hanya satu jam seminggu. ACLU menyatakan bahwa hal itu
melanggar hukum federal yang membatasi pemerintah melarang kegiatan
keagamaan tanpa tujuan yang mendesak.


